|
Pameran Seni Visual "NO DIRECTION HOME"
30 Juni - 9 Juni 2010 Pukul 10.00 - 19.00 Gedung Pameran Temporer A
Membaca pentingnya perjalanan [identitas] sejarah seni rupa Indonesia melalui dialog/wacana penciptaan, pemikiran, pandangan dan tanggapan antar karya masa lalu dan kini.
Menghadirkan karya: Heri Dono, J.A. Pramuhendra, Mella Jaarsma, Nindityo, Krisna Murti, Abdi Setiawan, Tisna Sanjaya, FX. Harsono, S. Sudjojono, Oesman Effendy, Trisno Sumardjo, Sunaryo, Sanento Yuliman, dll
Kurator: Aminudin T. Siregar
Penyelenggara Edwin's Gallery bekerjasama dengan Galeri Nasional Indonesia
Gedung Pameran Temporer B dan C
THE DOUBLEFOLD DREAM OF ART: 2RC BETWEEN THE ARTIST AND ARTIFICER

4 - 24 Juni 2010
Dalam rangka perayaan Hari Nasional Italia (tangal 2 Juni), Kedutaan Besar Italia untuk Indonesia dan Italian Institute of Culture (Pusat Kebudayaan Italia) Jakarta, didukung oleh Italian Trade Commission (Kamar Dagang Italia) dan Biasa Artspace, dipersembahkan kepada masyarakat Indonesia sebuah pameran seni grafis: “THE DOUBLEFOLD DREAM OF ART: 2RC BETWEEN THE ARTIST AND ARTIFICER, yang dikurasi oleh kritikus seni Prof. Achille Bonito Oliva. Setelah pameran ini berkeliling di Cina di beberapa akademi seni penting disana , dan terakhir dipamerkan di Museum of Art of the Seoul National University, pameran yang bekerja sama dengan 2RC ini, akan membawa koleksi besar seniman seni grafis Italia dan seniman dari pelbagai Negara ke Indonesia, di tiga ruang pameran berbeda, antara lain di; Selasar Sunaryo Art Space, Bandung; Galeri Nasional Indonesia, Jakarta dan Sangkring Art Space , Jogjakarta. Karya-karya berbeda akan ditunjukkan di tempat yang berlainan : Seniman Italia dan seniman bersejarah dari pelbagai bangsa akan ditunjukkan di Galeri Nasional Indonesia; seniman avant garde di Selasar Sunaryo Art Space, seniman Amerika dan Inggris di Sangkring Art Space, jumlah keseluruhan karya adalah 145 karya grafis – teknis etchings, aquatints, litografi, embossing dan 8 piringan tembaga. Pemahaman penuh dari koleksi 2RC oleh karenanya hanya bisa tercapai dengan mengunjungi ke-tiga rangkaian pameran ini, dimana kesuksesan piawai pelaku seni kontemporer dan keunggulan teknik percentakan dan engraving Italia telah terbukti. Beralaskan inisiatif penting ini, kehadiran Prof. Achille Bonito Oliva, Kedutaan Besar Italia dan Pusat Kebudayaan Italia juga bermaksud menggalakkan hubungan erat antara masyarakat Italia dan sistem kesenian Indonesia.
Seniman : Pierre Alechinsky, Afro Basaldella, Max Bill, Alberto Burri, Alexander Calder, Giuseppe Capogrossi, Eduardo Chillida, Pietro Consagra, Pietro Dorazio, Lucio Fontana, Adolph Gottlieb, Renato Guttuso, Jannis Kounellis, Juri Kuper, Giacomo Manzu’, A.R. Penck, Beverly Pepper, Arnaldo Pomodoro, Gio’ Pomodoro, Pierre Soulages, Giuseppe Santomaso, Shu Takahashi, Joe Tilson, Walasse Ting, Victor Vasarely.
|